Trik Immanuel Ebenezer Minta Rp3 Miliar dan Motor Ducati

Trik Immanuel Ebenezer Minta Rp3 Miliar dan Motor Ducati
Trik Immanuel Ebenezer Minta Rp3 Miliar dan Motor Ducati

LiveNews – Wamenaker Immanuel Ebenezer dengan kata lain Noel disebut telah berharap uang sebanyak Rp3 Miliar berkaitan masalah pemerasan untuk penerbitan sertifikasi Keselamatan dan kesegaran Kerja (K3) dari kepada tersangka Irvian Bobby Mahendro (IBM).

Sosok Irvian ini dikira Noel sebagai sultan di Kemnaker lantaran punya banyak duwit KPK menyebut, Irvian diduga menjadi tersangka yang menerima aliran dana terbanyak persoalan selanjutnya sebesar Rp69 miliar.

“IEG menyebut IBM sebagai sultan, maksudnya orang yang banyak duit di Ditjen Binwas K3,” kata Setyo kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).

Dari sana lah, Noel pun menghendaki duit Rp3 miliar kepada Irvian untuk merenovasi rumahnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Irvian menyanggupi duwit yang diminta Noel tersebut.

“EG minta untuk renovasi tempat tinggal Cimanggis, IBM kasih Rp3 miliar,” ungkap Setyo.

Noel Minta Motor Ducati

Selain untuk renovasi rumah Noel termasuk berharap kepada Irvian motor gede alias moge kepada Irvian. permintaan itu disampaikan gara-gara Noel mengetahui Irvian gemar koleksi moge.

“Saat minta motor, IEG ngomong ke IBM:’Saya paham anda main motor besar. andaikan untuk saya (IEG), cocoknya motor apa?’ ” kata Setyo disaat dikonfirmasi.

Perbincangan selanjutnya bersangkutan dengan persoalan dugaan pemerasan di dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan kebugaran Kerja (K3) di lingkungan Kemenaker.

“Kemudian IBM membelikan, dan kirim ke rumahnya IEG, satu Ducati,” ujarnya.

Setyo menjelaskan pembelian satu motor Ducati selanjutnya ditunaikan secara off the road atau tanpa surat-surat. Oleh dikarenakan itu, KPK menduga cara pembelian selanjutnya dilakukan dengan tujuan untuk menyembunyikan transaksi.

Noel lantas Tersangka Pemerasan

KPK menentukan Immanuel Ebenezer bersama 10 orang lainnya sebagai tersangka masalah dugaan pemerasan berkaitan dengan pengurusan sertifikat Keselamatan dan kebugaran Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, KPK Mengerjakan penahanan pada Immanuel Ebenezer dan 10 tersangka lainnya untuk 20 hari pertama, yakni termasuk 22 Agustus sampai 10 September 2025 di rumah Tahanan Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Pada tanggal yang sama Immanuel Ebenezer dicopot berasal dari jabatannya sebagai Wamenaker oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan info yang disatuka berikut identitas 11 tersangka pada pas terjadinya perkara tersebut:

1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker th. 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)

2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)

3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker th. 2020-2025 Subhan (SB)

4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel kesegaran Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)

5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FRZ)

6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)

7. Sub-Koordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)

8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)

9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)

10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)

11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG).

Noel Bantah Terlibat Korupsi

Meski telah menyandang standing tersangka, Noel membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

“Saya pingin mengklarifikasi bahwa saya tidak di-OTT, ke-2 persoalan aku bukan pemerasan,” klaim dia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Noel mengaku, perihal ini disampaikan agar tak datang narasi yang memberatkan dirinya didalam masalah ini.

“Klarifikasi ini supaya narasi di luar tidak terasa narasi kotor dan memberatkan saya,” ungkap dia.

Noel pun lagi-lagi membantah bahwa dirinya dan tersangka lain lakukan pemerasan, dan mengklaim mendukung kinerja KPK.

“Kawan-kawan yang berbarengan aku tidak ada sedikit pun masalah pemerasan, dan apa yang kita lakukan benar-benar mendukung sekali apa yang menjadi kebijakan KPK,” klaim dia.

Saat digiring mengfungsikan rompi oranye KPK, Noel sempat melontarkan pengakuan mengejutkan. Dia bergantung masih hadir area pengampunan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Semoga aku mendapat amnesti dari Presiden Prabowo,” kata Noel.

By huna88

Leave a Reply

LiveNews